Surat Edaran Bupati Pamekasan, Langgar Aturankah?

Header Ads

Surat Edaran Bupati Pamekasan, Langgar Aturankah?

Edaran Bupati Pamekasan
Surat Edaran Bupati Pamekasan


Jatimtarget _ Hari santri Nasional 22 Oktober 2018 menjadi alasan Bupati Pamekasan Baddrut Tamam S.Psi membuat ketentuan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) baik dilingkungan pemerintah, serta seluruh karyawan BUMD/BUMN dengan memakai Sarung. (18/10)

Ketentuan tersebut menjadi pertanyaan Publik benar dan tidaknya lantaran yang viral dalam surat edarannya masih menjadi tanda tanya?

Surat edaran yang viral di group WatsApp, Nomor surat dan tanggal pembuatan belum tertulis sehingga banyak yang mempertanyakan kebenarannya

JatimTarget Konfermasi Kepada PJ Sekda Melalui Selulernya, Membenarkan intruksi tersebut yaitu 3 hari memaki Sarung yaitu tanggal 22, 23 dan 24 Oktober 2018

Kembali menjadi pertanyaan ketika surat edaran yang tersebar menabrak aturan diatasnya yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 60 Tahun 2007 Tentang Pakaian Dinas Pegawai Negeri Sipil di Lingkungan Departemen Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.

Dijelaskan bahwa untuk hari senin, PDH warna khaki selasa PDH warna khaki dan rabu PDH Kemeja Warna Putih, celana/rok hitam atau gelap

Baca: Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2016

Sementara dalam Peraturan Bupati Pamekasan No 27 tahun 2016 pun juga tidak memberikan aturan memaki sarung dan kalaupun bupati pamekasan saat ini mengeluarkan surat edaran maka menjadi pertanyaan publik apakah boleh bupati menabrak aturan diatasnya dan atas dasar peraturan yang mana sehingga bupati mengeluarkan surat edaran seperti yang disebut diatas.

Baca: Peraturan Bupati Pamekasan No 27 tahun 2016


Penulis: Moh Yazid
Editor: Tim JatimTarget 

No comments

Powered by Blogger.