Hebat! Siswa NURUL ISLAM Raih Medali Khawarizm Competition di Pamekasan

Header Ads

Hebat! Siswa NURUL ISLAM Raih Medali Khawarizm Competition di Pamekasan

Pamekasan
Ansori dan Baidawi siswa Nurul Islam di UIM

Pamekasan - Ansori Siswa Nurul Islam kelas 3 MA Nurul Islam serta Baidawi Siswa kelas 1 MTs Unggulan, raih medali Khawarizm Competition yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Matematika Universitas Islam Madura (UIM). pada tanggal 7 bulan Maret 2019.

"Kami senang sekali bisa meraih medali," kata mereka berdua yang ditemui di sekolah, Kamis (7/3/2019).

Diakui Ansori, dirinya harus bersaing dengan ratusan peserta lain dari sekolah suasta dan sekolah negri se madura.  kata Ansori, Memang tidak semua kompetisi dapat kami menangkan. Akan tetapi setidaknya, kami adalah anak-anak yang berjuang dengan tulus ikhlas dan sepenuh hati untuk mengharumkan nama NURUL ISLAM yang kami cintai.

"Saya bisa menjawab 35 dari 40 soal pilihan ganda dan uraian singkat. Paling susah Integral", tuturnya.

Pelajar yang dilahirkan di desa Ragang  itu bercerita, awalnya, dia sama sekali tidak menyukai mata pelajaran Matematika. Dirinya pun selalu tidak bisa mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) Matematika yang diberikan gurunya.

"Sejak kelas 5 Madrasah Ibtidaiyah (MI), saya tidak suka Matematika. Tapi orangtua selalu membimbing dan memotivasi hingga saya menguasai Matematika," ujarnya.

Ketika kelas 2 MTs, Ansori mulai mengawali keikutsertaannya dalam lomba maupun kompetisi Matematika di berbagai tingkat.

"Selain Matematika, saya juga suka aktivitas yang bernuansa islami seperti Persaudaraan Setia Hati Tarate (PSHT) dan Majlis Sholawat AS-SHOFA," ungkap remaja yang bercita-cita menjadi خير الناس أنفعهم للناس itu.

Saat ini, Ansori ingin mencari beasiswa supaya bisa melanjutkan ke perguruan tinggi ternama di Indonesia.

Sementara itu, Kepala sekolah MA Nurul Islam dan kepala sekolah MTs Unggulan Nurul Islam, mengatakan prestasi yang diraih Ansori dan Baidawi sangat membanggakan. Sekolahnya pun selalu mengembangkan dan mendukung penuh peningkatan prestasi anak-anak baik akademik maupun non-akademik, termasuk bagi para guru.

"Kami mengembangkan potensi anak-anak, memberi bimbingan dan pelatihan. Kami biasakan mereka berkompetisi mulai dari sekolah. Lalu anak yang ingin berangkat lomba, kami beri kebebasan dengan tetap taat pada aturan," jelasnya.

Penulis : Maedy
Editor   : Opic

1 comment:

Powered by Blogger.